Wednesday, November 19, 2025

PRINSIP KERJA STATIC KOMPUTER KELAS C UNTUK 1 RUANGAN

 ​Prinsip kerja IP Statis (Static IP) pada komputer dalam jaringan Kelas C untuk satu ruangan berfokus pada penetapan alamat IP secara manual yang bersifat tetap dan tidak berubah pada setiap perangkat.

​🖥️ Konsep Dasar

​1. IP Statis (Static IP)

​Definisi: Alamat IP yang ditetapkan secara permanen oleh administrator jaringan pada suatu perangkat (host).

​Kelebihan:

​Konsisten: Memudahkan akses jarak jauh, server, atau perangkat yang membutuhkan identitas tetap (misalnya, printer jaringan).

​Kontrol: Administrator mengetahui persis alamat setiap host, mempermudah pemantauan dan penanganan masalah.

​Andal: Lebih diandalkan untuk layanan seperti Voice over Internet Protocol (VoIP) atau web server.

​Kekurangan:

​Manual: Pengaturan IP harus dilakukan satu per satu pada setiap komputer, yang merepotkan jika jumlah komputer banyak.

​Risiko Collision: Rentan terjadi tabrakan IP (IP conflict) jika administrator salah memasukkan alamat yang sudah digunakan.

​2. IP Address Kelas C

​Rentang: Alamat IP di kelas C dimulai dari oktet pertama 192 hingga 223 (contoh: 192.168.1.x).

​Struktur:

​Tiga oktet pertama digunakan untuk Network ID (mengidentifikasi jaringan).

​Satu oktet terakhir digunakan untuk Host ID (mengidentifikasi perangkat dalam jaringan).

​Subnet Mask Default: 255.255.255.0 (atau /24).

​Skala: Ideal untuk jaringan skala kecil (seperti satu ruangan/kantor kecil) karena mampu menampung hingga 254 host per jaringan (2^8 - 2).

​⚙️ Prinsip Kerja di Satu Ruangan

​Dalam konteks jaringan kecil di satu ruangan (LAN), langkah-langkah kerja IP Statis Kelas C adalah sebagai berikut:

​Penentuan Skema Alamat:

​Administrator menentukan satu Network ID Kelas C untuk seluruh ruangan, misalnya 192.168.1.0/24.

​Subnet Mask yang digunakan adalah 255.255.255.0.

​Gateway (alamat router atau pintu keluar jaringan) ditetapkan, misalnya 192.168.1.1.

​Konfigurasi Manual:

​Administrator mengunjungi setiap komputer di ruangan tersebut.

​Pada pengaturan jaringan setiap komputer, alamat IP diatur secara manual dengan nilai yang unik dan berada dalam rentang Host ID yang tersedia (misalnya, 192.168.1.2, 192.168.1.3, ..., hingga 192.168.1.254).

​Setiap komputer juga dikonfigurasi dengan Subnet Mask (255.255.255.0) dan alamat Gateway (192.168.1.1) yang sama.

​Proses Komunikasi:

​Ketika Komputer A (192.168.1.5) ingin berkomunikasi dengan Komputer B (192.168.1.10):

​Komputer A melihat alamat tujuan (192.168.1.10).

​Berdasarkan Subnet Mask (255.255.255.0), ia mengetahui bahwa tujuan berada di jaringan lokal yang sama.

​Paket data dikirim langsung ke Komputer B melalui perangkat penghubung (seperti Switch atau Hub) tanpa perlu melalui Gateway (router).

​Jika Komputer A ingin mengakses internet:

​Paket data dikirim ke alamat Gateway (192.168.1.1), yang kemudian meneruskan paket tersebut keluar dari jaringan lokal.

​Dengan metode ini, setiap komputer memiliki identitas tetap yang memudahkan administrator jaringan kecil di ruangan tersebut.

No comments:

Post a Comment

MENCARI BILANGAN PRIMA

 # Program memeriksa apakah bilangan prima def cek_prima(angka):     if angka > 1:         for i in range(2, int(angka**0.5) + 1):       ...